Minggu, 22 Maret 2020

Menulis Kisah Perjalanan Atau Traveling


Tugas 7 Pelatihan Menulis Online KSGN

Tema : Menulis Kisah Perjalanan Atau Traveling
Narasumber : Taufik Hidayat

Traveling atau lebih kita kenal dengan jalan-jalan, merupakan hal yang sangat mengasyikan. Terlebih jika kita mengunjungi tempat-tempat wisata yang dapat membuat nyaman dan menenangkan pikiran. Nah, materi kali ini adalah bagaimana menulis kisah perjalanan atau traveling. Narasumber kali ini adalah Pak Taufik Hidayat yang berprofesi sebagai dosen juga hobby travelling dan memiliki beberapa blog. Sempat menulis beberapa buku travelling khususnya ke masjid-masjid di berbagai negara. Berikut salah satu buku yang beliau tulis.


Pak Taufik menyampaikan trik menulis mengenai traveling.

1. Menulis dengan observasi. Melihat mengamati dan kemudian sedikit Menganalisa sambil mencoba mencari informasi lebih dalam tentang tempat yang kita kunjungi melalui wawancara atau juga brosur atau papan informasi.

2. Cari keunikan dan ciri khas dari tempat  yg kita kunjungi.

3. Pelajari sejarah dan bahkan latar belakang budaya serta situasi latar belakang politik kota atau negara yang kita kunjungi .

4. Pengetahuan tentang bahasa lokal juga akan memperkaya tulisan yang kita buat. Pengetahuan bahasa bisa diperoleh secara otodidak atau melalui kursus. Beliau sendiri memang suka belajar bahasa. Banyak baca buku percakapan dalam bahasa Rusia, Spanyol, dan lain-lain. Beliau juga  pernah kursus bahasa Jerman di Goethe institut.

Beliau berpendapat bahwa salah satu cara dan teknik dalam menulis adalah judul yang menarik. Teknik memberi judul dengan nama yg sudah kita kenal. Beliau memberi contoh misalnya jalan utama di kota Tblisi yaitu rustavellli avenue kita juluki Malioboro. Tblisi adalah ibukota Georgia negara eks Soviet di kaukasus Disana ada Bridge of peace di atas sungai kura yang indah. Abjad Georgia indah bagaikan abjad Jawa. Sehingga berdasarkan hal tersebut beliau menulis tentang rustavellli dengan judul “Rustavelli Avenue, Malioboro-nya Kota Tbilisi” yang dimuat di laman kompasiana.

Saat kita berkunjung ke suatu tempat, pastinya kita akan mengambil foto untuk sekedar kenangan. Menurut Pak Taufik, kita bisa memanfaatkan foto agar lebih mudah lagi dalam menulis. Biarkan gambar yg bercerita. Kita terjemahkan dengan kata-kata yang kaya makna.

Menurut beliau yang penting kalau menulis travel mengalir saja. Karena hidup kita sendiri sesungguhnya suatu perjalanan yang penuh dengan kejutan yang nikmat. Karena itu nikmati saja segala kejutan dan bacalah dunia dengan mata hati dan jiwa . Disana terlukis dengan bahasa visual yang universal keindahan dunia dengan segala misteri dan pesan yang penuh makna.

Pada akhir sesi beliau menyampaikan kesimpulan materi mengenai menulis traveling.
1. Tulis saja apa yg kita lihat.
2, kembangkan dengan cakrawala sosial budaya dan unsur lain yang menarik.
3. Kalau berbentuk artikel usahakan judul yang menarik.
4. Be yourself. Gunakan gaya bahasa yang kita nyaman.
5. Jangan tunda. Mulai menulis besok.


2 komentar:

Berlibur Ke Pantai Jetis

Oleh :  Adinda Chintya Ariyanto Kelas : 6A SDN Harapan Mulia 03 Pada hari Kamis tepat saat libur sekolah, aku dan keluargaku be...