Kamis, 26 Maret 2020

Cara Praktis Menulis Buku


Tugas 10 Pelatihan Menulis Online KSGN

Tema : Cara Praktis Menulis Buku
Narasumber : Sri Sugiarti

Pada materi ke-10 pelatihan menulis KSGN, yang menjadi narasumber adalah Ibu Sri Sugiarti. Beliau merupakan sosok penulis yang sudah banyak menerbitkan buku, baik melalui penerbit mayor maupun penerbit indie. Total ada 17 buku yang pernah beliau tulis. Saat ini beliau tercatat sebagai Kepala SMK Tunas Pembangunan 2 Surakarta. Beliau juga aktif sebagai pengurus PGRI Surakarta Jawa Tengah.

Pada awal sesi,  kami diberikan materi dalam sebuah file power point yang berjudul “Cara Praktis Menulis Buku”. Dalam materi tersebut disebutkan bahwa hingga hari ini, profesi penulis adalah salah satu pekerjaan yang sangat dihormati dan dihargai secara sosial. Banyak yang sebetulnya ingin menjadi penulis, namun hanya sekian persen saja yang dapat mewujudkannya.

Menurut beliau, ada beberapa alasan yang biasanya menjadikan seseorang untuk menulis.
1. Orientasi material. Tujuannya mengejar uang, bisa dari royalti, fee pembicara dan semacamnya. Apalagi jika berhasil  menulis novel yang sampai diangkat ke layar lebar.
2. Orientasi eksistensial. Tujuannya mengejar popularitas dan pengakuan Dari masyarakat
3. Orientasi personal. Bersifat lebih pribadi dengan tujuan untuk mencurahkan atau mengekspresikan perasaan, pengalaman atau kisah pribadi agar dapat dibaca oleh orang lain.
4. Orientasi sosial. Tujuannya untuk mempengaruhi atau mengubah cara berpikir masyarakat serta membangun peradaban.
5. Orientasi spiritual. Tujuannya untuk beribadah dan memperoleh pahala dengan mengajak pembaca melakukan perbuatan baik.

Namun, tidak dipungkiri bahwa dalam pelaksanaanya, ada beberapa kendala dan hambatan dalam menulis.
1. Merasa tidak berbakat menulis
2, Tidak memiliki waktu
3. Tidak memiliki ide
4. Tidak suka menulis
5. Tidak berani menerima kritik

Bu Sri juga menyatakan dalam materinya bahwa ada beberapa kegiatan yang perlu dilakukan untuk menjadi seorang penulis yang baik.
1. Perlu banyak membaca buku.
2. Mendiskusikan isi buku yang sudah dibaca
3. Amati dan rasakan apa yang terjadi di sekitar kita
4. Bersosialisasi agar dapat memperoleh pengetahun, pengalaman dan kisah dari orang lain.

Dalam menulis juga memerlukan persiapan seperti yang dikemukakan oleh bu Sri.
1. Menggali dan Menemukan Gagasan/Ide
2. Menentukan Tujuan, Genre dan Segmen Pembaca
3. Menentukan Topik
4. Membuat Outline
5. Mengumpulkan Bahan Materi/Buku

Bagi penulis pemula, beliau menyarankan sebaiknya lebih fokus pada ketekunan (persistence) dalam proses menulis. Menulis itu harus sabar. Tulislah semampu kita terlebih dahulu. Jangan berfikir harus sempurna, dan jangan terlalu idealis.

Setelah mempelajari materi, kemudian beliau mengajak para peserta pelatihan menulis untuk berdiskusi mengenai materi tersebut yang kemudian bisa saya simpulkan sebagai berikut.
1. Menulis itu merupakan suatu keterampilan.
2. Bergaul dengan komunitas menulis akan meningkatkan semangat kita dalam menulis termasuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan penulisan sampai proses penerbitan sebuah buku.
3. Tidak ada kata terlambat dalam menulis, karena beliau juga baru menulis di usia 50 tahun itupun karena melanjutkan kuliah S2.
4. Ketika mencari referensi sebuah buku, carilah berdasarkan passion kita dan genre yang akan kita tulis.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berlibur Ke Pantai Jetis

Oleh :  Adinda Chintya Ariyanto Kelas : 6A SDN Harapan Mulia 03 Pada hari Kamis tepat saat libur sekolah, aku dan keluargaku be...